Mengendap-endap dengan senyap, mengintai dengan sabar, perhitungan yang sangat cermat dan akhirnya membunuh dari kejauhan. Itulah gambaran seorang sniper. Keberadaan mereka sangat penting tidak hanya melindungi pasukan kawan dari serangan lawan, juga untuk membunuh target tinggi.
Salah satu ukuran keberhasilan seorang sniper adalah menembak dari posisi yang sangat jauh. Ada banyak catatan yang mengagumkan dan berikut delapan sniper di dunia dengan tembakan terjauh yang pernah tercatat oleh sejarah.

1. Sniper Elite Kanada
Seorang penembak jitu atau sniper pasukan elite Kanada pada Juni 2017 membuat rekor duniadengan membunuh target dari jarak hampir 2,2 mil atau sekitar 3,5 km selama operasi di Irak. Penembak jitu yang namanya tetap dirahasiakan tersebut membunuh seorang anggota ISIS saat terjadi serangan terhadap pasukan keamanan Irak.
Sniper ini berasal dari Joint Task Force 2 dan dilaporkan menembak dari posisi tinggi. Agar tembakan akurat, banyak faktor yang harus dipertimbangkan mulai dari angin dan gravitasi hingga kelengkungan Bumi.
Penembak jitu ini menggunakan senapan sniper McMillan TAC-50. Joint Task Force 2 adalah unit khusus yang dibentuk pada tahun 1993, setelah Angkatan Bersenjata Kanada mengambil alih tanggung jawab atas operasi kontraterorisme federal.
Mengirimkan maut dari jarak sangat jauh. Mengendap-endap, bersembunyi dengan kamlufase ketat, melindungi pergerakan pasukan dari sergapan musuh, itulah gambaran dari seorang sniper. Setiap kesatuan hampir semuanya memiliki sniper, dan beberapa di antaranya telah mencetak hits terjauh dalam menembak lawan. Berikut tujuh sniper dengan tembakan terjauh di dunia.
2. Craig Harrison (Inggris)
Kopral Horse Craig Harrison telah memberikan dukungan sniper dalam baku tembak antara teman-temannya dan gerilyawan Afghanistan. Menjelang akhir dari pertempuran tiga jam yang terjadi di November 2009, Harrison melihat sejumlah musuh membawa sniper dengan asistennya pada jarak lebih dari 1,5 mil dari tempat dia berada.
Dia kemudian mulai menembak. Peluru membutuhkan waktu enam detik dari dia dipecat hingga mengenai sasaran. DIa menembak lima kali. Dua tembakan meleset tapi satu tembakan merobek perut penembak, yang lain menembak asisten penembak, dan yang terakhir menghancurkan senapan mesin.
3. Rob Furlong (Kanada)
Selama Operasi Anaconda, ketika memburu militan Afghanistan di Lembah Shahikot pada Maret 2002, Kopral. Rob Furlong Kanada sedang mengawasi sekelompok tentara Amerika dan melihat tim senjata otomatis musuh mendaki punggung bukit pada jarak 1,5 mil. dua tembakan pertamanya meleset tetapi tembakan ketiga tepat mengenai musuh hingga tewas.
4. Arron Perry (Kanada)
Master Kopral Arron Perry juga tengah mendukung pasukan AS dalam Operasi Anaconda ketika ia melihat sebuah pengamat musuh berada pada jarak 1,43 mil jauhnya. Perry membidik pengamat dengan tepat. Perry memegang rekor untuk sniper membunuh terjauh di dunia selama beberapa hari sebelum Furlong mengalahkannya.
5. Bryan Kremer (Amerika)
Sgt. Bryan Kremer ditempatkan ke Irak dengan 2th Batalyon Ranger di Maret 2004 ketika ia mengambil tembakan dari jarak 1,42 mil dan membunuh seorang pemberontak Irak. Rincian pertempuran masih dirahasiakan, tetapi Maret 2004 tembakannya adalah terpanjang oleh sniper Amerika.