Sebagai salah satu pewaris Uni Soviet, Ukraina juga memiliki kemampuan dalam hal industri militer. Salah satunya dalam membangun tank tempur utama atau main battle tank (MBT). Negara ini telah mengembangkan apa yang dikenal sebagai Oplot-M. Bagaimana sebenarnya kemampuan dan spesifikasi tank ini?
MBT Oplot-M sebenanya bukan tank yang benar-benar baru. Tank ini adalah pengembangan lebih lanjut dari takn Oplot. Sementara Oplot didasarkan pada T-84.
MBT ini terungkap pada tahun 2008 dan merupakan versi yang lebih baik, bukan desain yang sama sekali baru. Komponen utama tank ini dikembangkan kembali pada 1990-an.
MBT ini menyelesaikan uji coba Angkatan Darat Ukraina, namun karena tidak punyan dana, Angkatan Darat Ukraina tidak bisa membelinya.
Thailand memesan 49 tank ini dengan memiliki beberapa modifikasi kecil untuk memenuhi persyaratan lokal dan disebut sebagai Oplot-T. Tank pertama dikirim ke Thailand pada tahun 2013 dan agak lambat karena konflik militer yang sedang berlangsung di Ukraina hingga pada tahun 2016 hanya 20 tank ini yang dikirim.
MBT Oplot-M dilengkapi dengan Explosive Reactive Armor (ERA) Duplet (Nozh-2) generasi baru, yang melindungi dari hulu ledak tandem. Teknologi ini diklaim lebih unggul dari ERA Kontral 5 Rusia. Perlindungan sisi lambung juga meningkat.

Tank dilengkapi dengan sistem penanggulangan Shtora, yang mengurangi kemungkinan terkena ATGW dengan panduan semi otomatis. Telah dilaporkan bahwa MBT ini juga bisa dilengkapi dengan sistem proteksi aktif Zaslon.
Tank tempur utama Oplot-M dipersenjatai dengan meriam smoothbore 125 mm dengan autoloader tipe carousel. Kendaraan yang mampu menembakan rudal anti-tank 9K119M Reflex. Rudal ini diluncurkan dengan cara yang sama seperti amunisi biasa. Kisaran maksimum tembakan adalah 5.000 m. Sebanyak 40 amunisi bisa disimpan di dalam tubuh tank.
Tank Ukraina ini memiliki kemampuan memburu dan membunuh. Komandan menggunakan sebuah panoramic sight dengan visi termal untuk mencari target. Setelah target dipilih, meriam bergerak kea rah sasaran secara otomatis dan penembak menyelesaikan proses penembakan. Selama waktu itu komandan mencari target berikutnya. Metode keterlibatan seperti ini ada pada semua tank tempur modern utama.
Persenjataan sekunder terdiri dari senapan mesin koaksial 7,62 mm dan senapan mesin 12,7 mm yang dikendalikan dari jarak jauh, dipasang di atas atap. Oplot-M telah memperbaiki teknologi sights, aiming dan observation systems.
Tank dioperasikan oleh awak 3, termasuk komandan, penembak dan pengemudi. Tidak ada kebutuhan untuk loader, karena tank memiliki sistem pemuatan amunisi otomatis. Awak yang lebih kecil memungkinkan untuk mengurangi keseluruhan dimensi kendaraan, membuatnya menjadi lebih kecil di medan perang hingga lebih sulit ditembak lawan.
Kendaraan ini didukung oleh mesin diesel turbocharged 6TD-2E Ukraina, yang menghasilkan 1.200 tanaga kuda. Versi ini diperbaiki dan lebih ramah lingkungan dari mesin diesel sebelumnya 6TD-2, yang digunakan pada T-84 MBT.
Mesin lain, 6TD-3 saat ini dalam pengembangan da akan memiliki output daya 1.500 hp. Tank ini ini juga dilengkapi dengan unit daya tambahan, yang memberi kekuatan pada semua sistem, saat mesin utama dimatikan. Oplot-M bisa mengatasi hambatan air hingga kedalaman 5 m.
Varian
Oplot-T adalah versi ekspor untuk Thailand yang memiliki beberapa modifikasi kecil untuk memenuhi persyaratan lokal, seperti radio yang berbeda, AC dan sebagainya.
Varian lain adalah kendaraan pemulihan lapis baja BREM-T yang terungkap pada tahun 2013. Kendaraan ini dikembangkan khusus untuk memenuhi persyaratan Angkatan Darat Thailand dan didasarkan pada chassis tank Oplot-M dan dirancang untuk mendukung tank tempur utama. Kendaraan ini identik dengan yang digunakan Ukraina, namun memiliki beberapa perubahan kecil untuk memenuhi persyaratan Angkatan Darat Thailand.