Sebuah pesawat Casa 212 U-623 milik Angkatan Laut Indonesia (TNI AL) tergelincir ketika mendarat di landasan udara Leo Watimena, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku. Insiden ini terjadi pada MInggu 27 November 2016 sekitar pukul 09.45 Wita.
Menurut Kadispenal Laksmana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta pesawat terbang dari Manado menuju Morotai dengan membawa rombongan tim Kolat untuk pelaksanaan Uji Terampil Latihan Pangkalan 1 dan Pangkalan 2. Pesawat hampir sampai Morotai tapi gagal landing di landasan pacu Lanud Leo Watimena, Kabupaten Pulau Morotai. “Semua penumpang selamat dan dalam penangangan tim kesehatan,” ujar Gig sebagaimana dilansir RRI.
Penyebab kecelakaan ini masih diteliti. Berdasarkan gambar yang beredar, pesawat mengalami kerusakan lumayan serius dengan bagian sayap patah. Baling-baling mesin kanan pesawat juga terlihat merobek badan pesawat.
Casa C-212 adalah sebuah pesawat transportasi sedang bermesin turboprop yang dirancang dan diproduksi di Spanyol untuk kegunaan sipil dan militer. Pesawat jenis ini juga telah diproduksi di Indonesia di bawah lisensi oleh PT. Dirgantara Indonesia.