Site icon

Tamat Sudah Kisah Sea Harrier

Sea Harrier

Menjelang kapal induk INS Viraat pensiun, Angkatan Laut India telah mengucapkan selamat tinggal untuk jump jet Sea Harrier yang telah ada dalam layanan selama 33 tahun. Tamat sudah kisah pesawat legendaris ini karena tidak ada lagi negara yang mengoperasikan.

Kekuatan sayap tempur kapal induk India akan segera diisi dengan MiG-29K. Sebanyak 30 pesawat telah tiba di India dari 45 yang dipesan dari Rusia. Pesawat baru ini nanti akan beroperasi di Kapal Induk INS Vikramaditya dan INS Vikrant yang masih dibangun.

Angkatan Laut melantik 30 Sea Harriers yang dibeli dari Inggris pada tahun 1983. Dan sampai pada masa pensiunnya tinggal 11 pesawat yang tersisa. Selain karena memang sudah tua juga karena sulitnya suku cadang yang memaksa kanibalisasi. Sejumlah pesawat juga mengalami kecelakaan. “Mereka telah melakukan penerbangan terakhir. Keenam Sea Harriers di dek INS Viraat, yang telah kembali ke Mumbai dari perjalanan operasional terakhirnya ke International Fleet Review bulan lalu. Pesawat turun dari kapal induk pada 6 Maret,” kata seorang petugas.

Sebanyak 11 Sea Harriers kini telah mothballed di stasiun udara angkatan laut INS Hansa di Goa sebelum didistribusikan sebagai museum atau dihancurkan. “Pilot pesawat ini akan diikutkan dalam program pelatihan konversi MiG-29K,” katanya.

Pesawat  ini diproduksi oleh Inggris dan Angkatan Laut Inggris juga sudah mempensiun Harrier pada 2006 lalu. Meskipun Harrier Sea memiliki kecepatan operasional 640 knot atau 1.186 kmph, dengan jangkauan sekitar 800 mil laut, tetapi dalam praktiknya mereka mampu terbang pada kecepatan Mach 1 atau 1.235 kmph. Selama kariernya pesawat ini menjalani sejumlah upgrade terbatas termasuk dilengkapi dengan radar pengendali tembakan Elta EL / M-2032 Israel dan rudal jangkauan luar visual ‘Derby’.

Sea Harrier merupakan cikal bakal dari AV-8B Harrier yang masih dioperasionalkan oleh Marinir Amerika Serikat dan akan segera diganti oleh F-35B.

Sea Harrier  ditugaskan dengan Inas 300 (Skuadron Udara Angkatan Laut India) dan dijuluki sebagai White Tigers. Skuadron ini selanjutnya akan hibernasi sampai kembali ditugaskan dengan MiG-29K untuk INS Vikrant, yang dijadwalkan akan siap pada 2018-19.   “MiG-29K akan memberi kita kemampuan empat kali lipat dibandingkan Sea Harrier,” kata seorang petugas.

Exit mobile version