
CBS News diberi akses ke tampilan gambar radar milik Central Commando yang menunjukkan pesawat AS dan Rusia terbang bersama dalam posisi tidak terlalu jauh satu. Letnan Jenderal Charles Brown, komandan kampanye udara Amerika di Irak dan Suriah, dalam sebuah wawancara dengan CBS News mengatakan beberapa pertemuan jarak dekat antara pesawat AS dan Rusia yang beroperasi di dari Suriah telah terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Digambarkan F-16 AS dari Pangkalan Udara Incirlik, Turki pertama mendekati pesawat Rusia terpaut 20 mil atau sekitar 32 km, jarak di mana pilot Amerika bisa mengidentifikasi secara visual pesawat Rusia dengan menggunakan pod penargetan mereka.
Letnan Jenderal Brown juga mengatakan Rusia telah datang lebih dekat dari jarak yang diputuskan Amerika tetapi untuk pesawat tak berawak.