Angkatan Udara Rusia telah menjalankan penerbangan tempo tinggi dan ini meningkatkan secara cepat kelelahan pesawat yang kebanyakan sudah tua. Korban dalam bulan terakhir cukup tinggi. Selain kecelakaan fatal Su-24M, dua MiG-29 juga telah jatuh. Kurang dari tiga jam setelah kedua kecelakaan MiG, strike fighter Su-34 terbalik ketika mendarat di selatan Moskow.
Pada hari Senin 6 Juli, sebuah pembom strategis Tu-95 mengalami kebakaran mesin dan melampaui landasan di Pangkalan Udara Ukrainka di Timur Jauh Rusia. Kedua pilot tewas.
Militer Rusia kebanyakan diisi pesawat tua akibat krisis ekonomi yang mendera selama 1990-an dan awal 2000-an. Hal ini mengakibatkan kekuatan Angkatan Udara Rusia sebagian besar diisi oleh pesawat yang dibangun era Soviet.
Hal ini beda dengan Amerika yang sejak Perang Dingin berakhir telah memperkenalkan banyak pesawawt baru seperti F-22 Raptor dan F-35 Joint Strike Fighter yang ada di ambang pintu operasional. Rusia di sisi lain belum memperkenalkan desain tempur baru dalam 30 tahun. Jet tempur Su-35 dan Su-34 hanyalah pembaruan dari desain Su-27.