BEIJING: Baru-baru ini foto 14 jet etmpur J-10B China muncul yang menandakan pesawat tersebut diduga akan segera masuk produksi massal dan masuk layanan. Bagaimana sebenarnya kemampuan pesawat ini, terutama dibandingkan dengan pendahulunya J-10A? Apa perbedaan keduanya? Posisi apa yang akan diisi terakait program siluman J-20?
Zhang Zhaozhong, seorang ahli militer di National Defence University (NDU), mengatakan dalam sebuah wawancara dengan China Central Television (CCTV) bahwa kinerja secara keseluruhan pesawat tempur J-10B setidaknya 30 persen lebih baik daripada pendahulunya J-10A.
Selain itu, memiliki kelebihan dibandingkan dengan jet tempur generasi keempat dari negara-negara tetangga China dan generasi 4,5 milik Amerika yang ditempatkan di Asia Pasifik, J-10B masih memiliki kelebihan dan tidak tertinggal.
Zhang menyebutkan jet tempur J-10B dengan berat maksimum take-off 19 ton, beban bom antara 6 dan 8 ton, radius tempur sekitar 1.000 kilometer dan kecepatan penerbangan antara 1 dan 1,5 mach dilengkapi dengan radar array aktif bertahap.
Moncong yang lebih rendah dari J-10B dibanding J-10A memungkinkan pilot memiliki sudut pandang yang lebih luas luas, dan radar aktif array dengan diameter sekitar satu meter yang dipasang di dalam hidung pesawat tempur, serta jammer elektronik dan mencari dan perangkat yang dipasang di luar kabin pesawat tempur pelacakan, sangat meningkatkan kinerja sistem informasi elektronik jet tempur ini.