
VIRGINIA: Angkatan Laut Amerika Serikat telah menyelesaikan pengujian kendaraan bawah laut tanpa awak seperti hiu yang akan digunakan untuk pengumpulan intelijen, pengawasan, pengintaian dan memeriksa lambung kapal.
Menurut Angkatan Laut AS Jumat (12!2/2014), dijuluki GhostSwimmer, unmanned underwater vehicle (UUV) menggunakan biomimikri dan merupakan teknologi terbaru dalam serangkaian proyek Angkatan Laut. GhostSwimmer adalah yang terbaru dalam serangkaian proyek mengubah fiksi menjadi kenyataan dengan ilmu pengetahuan yang disebut Rapid Innovation Cell (CRIC) project, Silent NEMO.
“GhostSwimmer akan memungkinkan Angkatan Laut bisa melakukan sejumlah misi sekaligus menjaga penyelam Angkatan Darat dan Laut aman,” kata Michael Rufo, direktur Boston Engineering Advanced Systems Group yang memproduksi lat ini.
Tes GhostSwimmer pertama mampu melakukan pengumpulan keberhasilan data pasang surut, arus, bangun, dan cuaca. Hiu hantu ini memiliki panjang 5 kaki (sekitar 1,5 meter) dan berat 100 pon (45 kilogram). Alat ini dapat menyelam hingga kedalaman 300 kaki (91 meter) dan dapat beroperasi secara mandiri atau diikat untuk menambatkan dalam rangka untuk mentransfer data ke operator.
UUV ini mampu meniru gerakan ikan besar, yang membuatnya sulit untuk dideteksi. Bahkan alat ini juga bisa melakukan adaptasi dengan ikan asli hingga bisa berbaur. (VIT)
Sumber: Sputnik
Comments are closed.