Sedikit yang kita tahu. Pada bulan Maret 2011 adik Seawolf yakni USS Connecticut diketahui melakukan operasi langka di bawa es kutub utara.
Connecticut dan kapal selam Kelas Virginia, New Hampshire berlayar ke utara dari Prudhoe Bay, Alaska, untuk bergabung dengan latihan “ICEX” Angkatan Laut. Setelah kapal selam USS Nautilus, pada tahun 1958, mereka menjadi kapal bawah laut pertama yang mencapai North Pole.
“Connecticut bekerja dengan U.S. Navy Arctic Submarine Laboratory dan the University of Washington Applied Physics Laboratory menguji peralatan baru untuk operasi di bawah es di lingkungan Arktik,” kata Angkatan Laut Amerika saat itu.
Peralatan baru termasuk “sonar frekuensi tinggi untuk operasi di Arktic dan Raytheon Deep Siren acoustic communications system,” tambah US Navy.
Seawolf menghabiskan hampir tiga tahun di drydock mulai September 2009. Dan ketika Seawolf kembali ke perairan dingin Pasifik pada bulan April 2012, ia “menjadi kapal paling efektif sejak dia beroperasi selama 15 tahun,” menurut Cdr. Dan Packer, kapten kapal pada saat itu.
Kemungkinan Seawolf juga menerima peralatan yang sama yang diuji Connecticut diuji pada tahun 2011. Arktik, seperti diketahui telah menjadi perhatian baru setelah pencairan es di wilayah tersebut hingga membuka jalur pelayaran baru.
“Kami memiliki beberapa kepentingan yang sangat mendasar – kepentingan keamanan – di wilayah Kutub Utara,” kata Adm Gary Roughead, pejabat tinggi Angkatan Laut, AS pada pada 2009.
Dalam hal apapun, itu jelas bahwa Seawolf telah menyeberang dari ujung dunia untuk penyebaran saat ini. Tidak ada cara lain bagi kapal bisa tiba di Norwegia hanya dalam waktu minggu setelah berangkat homeport-nya di negara bagian Washington.
Lalu apa yang dilakukan Seawolf di bawah es? Kemungkinan besar hanya pelatihan untuk berjuang di bawah es. Untuk awak kapal selam, Arktik akan “memberi kita kesempatan untuk menguji sistem tempur kami, sistem navigasi kami, sistem komunikasi dan beroperasi di lingkungan yang sangat menantang ini,” kata Roughead mengatakan empat tahun lalu.
Dan ada alasan kenapa semua harus dilakukan dengan sangat rahasia dengan mempertimbangkan reaksi Moskow untuk 2009 ICEX. “Setiap tindakan kapal selam asing di sekitar perbatasan maritim Rusia akan menuntut pengawasan tinggi dari kami,” juru bicara Kremlin memperingatkan kala itu.
Sumber: National Interest/David Axe