More

    Keunggulan Tanpa Tanding Kapal Induk Berakhir

    on

    |

    views

    and

    comments

    Kapal Induk Amerika Serikat selama ini dikenal sebagai platform yang nyaris tidak disentuh oleh musuh. Raksasa baja yang mampu  mampu memproyeksikan kekuatan militer Amerika ke manapun mereka akan dikirim.

    Namun sepertinya Angkatan Laut Amerika tidak bisa berharap kondisi itu akan bsia dieprtahankan. Negara-negara seperti China, Iran dan Rusia telah menghabiskan beberapa tahun terakhir untuk menyesuaikan kekuatan dan peralatan mereka yang dirancang untuk melawan salah satu kekuatan militer terbesar Amerika Serikat ini.

    Sebuah laporan yang diterbitkan pada Senin 22 Februari 2016 oleh Center for New American Security, sebuah think tank berbasis di Washington DC dan fokus pada soal keamanan nasional menyebutkan kapal induk Amerika berada pada titik perubahan. Kapal ini telah menghadapi ancaman yang jauh lebih besar yang bisa menarah pada risiko tinggi pada hilangnya harta dan nyawa dalam sekala besar.

    Laporan, berjudul “Red Alert: The Growing Threat to U.S. Aircraft Carriers,” fokus pada postur perkembangan militer China di Pasifik dengan meningkatnya urgensi lingkaran pertahanan: anti-access/ area denial atau A2 / AD. Istilah A2 / AD mengacu pada konsep yang telah lama ada dalam peperangan yakni melawan kemampuan musuh untuk bisa bergerak lebih dekat ke area pertempuran.

    Konsep atau strategi A2 / AD sama seperti ketika parit digali di sekitar istana pada masa silam. Bedanya saat ini parit tersebut telah diubah menjadi sistem rudal yang terintegrasi baik rudal darat ke udara, rudal antikapal permukaan, antikapal selam, atau rudal antidarat. Intinya dengan kekuatan rudal ini mereka mencoba mendorong lawan yang mendekat untuk mundur.

    Laporan ini menyoroti kemampuan China karena penekanan pada pengadaan rudal anti kapal jarak jau mereka.” Hal ini ditambah dengan basis teknologi yang berkembang hingga China memenuhi syarat sebagai “pacing threat” terhadap militer AS. China, bukan satu-satunya arsitek strategi / AD A2 yang dirancang untuk mencegah operasi AS. Di Baltik, pangkalan angkatan laut Rusia di Kaliningrad dikenal mejadi rumah jaringan pertahanan udara dan rudal anti-kapal yang canggih. Komandan NATO juga telah memperingatkan adanya penumpukan A2 / AD Rusia di sekitar Suriah dengan memindah rudal permukaan ke udara canggih ke pangkalan udara di sana serta armada kapal dengan kemampuan antiudara yang kuat.

    Seperti negara-negara lain yang fokus pada menciptakan gelembung A2 / AD dengan menggunakan teknologi baru seperti drone, rudal canggih dan pesawat yang lebih baru, Amerika Serikat  masih beroperasi seperti biasa hingga menempatkan dirinya pada risiko yang lebih tinggi. Menurut laporan itu, hal ini telah secara siginifikan mengurangi kemampuan serangan jarak jauh.

    “Operasi kapal induk dalam menghadapi amunisi semakin mematikan sehingga Amerika Serikat akan mengekspos aset multi-miliar mereka pada tingkat resiko yang tinggi jika terjadi hal konflik,” kata laporan itu. “Musuh dengan kemampuan A2 / AD mungkin akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap kapal induk dengan berbagai platform dan dari segala arah. Serangan tersebut akan sulit – jika tidak mustahil – untuk menjadikan kapal induk bisa mempertahankan diri ”

    Next: Mengandalkan Kapal Selam dan Drone
    Share this
    Tags

    Must-read

    Sebagian Misi Kami Melawan Channel Maling Berhasil

    Sekitar 3 tahun Channel JejakTapak di Youtube ada. Misi pertama dari dibuatnya channel tersebut karena banyak naskah dari Jejaktapak.com dicuri oleh para channel militer...

    Rudal Israel dan Houhti Kejar-kejaran di Langit Tel Aviv

    https://www.youtube.com/watch?v=jkIJeT_aR5AKelompok Houthi Yaman secara mengejutkan melakukan serangan rudal balistik ke Israel. Serangan membuat ribuan warga Tel Aviv panic dan berlarian mencari tempat perlindungan. Serangan dilakukan...

    3 Gudang Senjata Besar Rusia Benar-Benar Berantakan

    Serangan drone Ukraina mengakibatkan tiga gudang penyimpanan amunisi Rusia benar-benar rusak parah. Jelas ini sebuah kerugian besar bagi Moskow. Serangan drone Ukraina menyasar dua gudang...

    Recent articles

    More like this